Keberhasilan atlet Indonesia dalam mengharumkan nama bangsa di kancah internasional tidak lepas dari kunci utama, yaitu keseimbangan antara kesehatan mental dan fisik mereka. Kedua aspek ini menjadi fondasi yang sangat penting dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi-kompetisi tingkat dunia.
Menurut Dr. I Gusti Ayu Putu Suci, seorang psikolog olahraga ternama, “Keseimbangan antara kesehatan mental dan fisik sangat penting dalam pembinaan atlet. Kesehatan mental yang baik akan membantu atlet dalam mengelola tekanan dan stres kompetisi, sedangkan kesehatan fisik yang prima akan meningkatkan performa atlet di lapangan.”
Hal ini juga diamini oleh Bapak Ahmad, seorang pelatih renang terkemuka di Indonesia. Menurut beliau, “Atlet yang memiliki kesehatan mental yang baik akan mampu menghadapi tantangan dengan lebih tenang dan fokus. Sedangkan atlet yang memiliki fisik yang prima akan memiliki daya tahan dan kekuatan untuk bersaing di level internasional.”
Dalam melatih atlet, tidak hanya aspek fisik yang ditekankan, tetapi juga aspek mental. Menurut Bapak Dodi, seorang pelatih atletik, “Keseimbangan antara fisik dan mental harus diperhatikan dengan serius. Karena jika salah satu aspek tersebut tidak seimbang, performa atlet bisa menurun dan menghambat pencapaian prestasi di level internasional.”
Oleh karena itu, untuk mencetak atlet juara di kompetisi internasional, pembinaan kesehatan mental dan fisik harus menjadi prioritas utama. Kedua aspek tersebut harus dilatih secara bersamaan dan seimbang agar atlet dapat mencapai potensi terbaiknya di kancah internasional. Sehingga dengan keseimbangan antara kesehatan mental dan fisik, atlet Indonesia akan semakin mampu bersaing dan meraih prestasi gemilang di berbagai kompetisi internasional.
